Buku Keselamatan Dan Kesehatan Buku Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kelautan: (Kajian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Sektor Maritim)

0 comments
Buku Keselamatan Dan Kesehatan Buku Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kelautan: (Kajian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Sektor Maritim)
DETAIL

Penerbit :deepublish
ISBN :978-602-475-981-0
Penulis :Lalu Muhammad Saleh
Tahun : 2018
Berat : 800 gram
Ukuran :15.5×23 cm
Halaman : 302 halaman
Harga : Rp140.000 (CETAK SETELAH ORDER)



ULASAN

Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berisi tentang pendahuluan, bab dua membahas tentang manajemen k3 kelautan, bab tiga membahas tentang pelaut – seafarers, bab empat membahas tentang nelayan – fisher, bab lima membahas tentang pekerja pelabuhan – dock-workers, bab enam membahas tentang first aid di sektor kelautan, bab tujuh membahas tentang hiperbarik, dan bab delapan membahas tentang kajian studi pada nelayan tradisional

Indonesia sebagai Negara maritim terbesar dunia memiliki sejumlah wilayah laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil yang luas dan bermakna strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Luas wilayah laut Indonesia yakni 5.8 juta km2 atau sekitar 2/3 dari seluruh wilayah NKRI dengan luas wilayah perairan territorial 3.1 juta km2 dan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) 2.7 juta km2, jumlah pulau 17.504 pulau, panjang pantai mencapai sekitar 95.181 km, 80% industry dan 75% kota besar terletak di wilayah pesisir, total 60 cekungan Migas 70% berada di laut dengan cadangan minyak bumi 9.1 miliar Barel di laut, serta sebahagian besar obyek wisata di Indonesia terkait dengan laut, pesisir, dan berbagai pulau kecil. Selain daripada itu, sumber daya kelautan berupa perikanan di Indonesia juga sangat melimpah olehnya.

Indonesia dikenal dengan Marine Mega-Biodiversity terbesar di dunia, adapun potensi sumberdaya perikanan berupa 8.500 spesies ikan atau merupakan 37% dari spesies ikan di dunia dan setiap tahunnya hasil tangkap lautnya sekitar 6.5 juta ton, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies biota terumbu karang. Terkait budidaya payau dan budidaya laut masing-masing mencapai luas 2.96 juta hektar dan 12.55 juta hektar (KKP, 2014). Selain memiliki nilai ekonomis dan nilai ekologis, letak geografis Indonesia yang terletak pada geopolitis strategis menjadikan Indonesia sebagai kawasan paling dinamis dalam arus percaturan politik, pertahanan, dan kemanan dunia hal ini dapat ditinjau dari letak Indonesia yang berada di antara lautan Pasifik dan lautan Hindia.

Sinopsis Buku Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kelautan: (Kajian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Sektor Maritim)
Buku Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kelautan: (Kajian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Sektor Maritim) |
Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berisi tentang pendahuluan, bab dua membahas tentang manajemen k3 kelautan, bab tiga membahas tentang pelaut – seafarers, bab empat membahas tentang nelayan – fisher, bab lima membahas tentang pekerja pelabuhan – dock-workers, bab enam membahas tentang first aid di sektor kelautan, bab tujuh membahas tentang hiperbarik, dan bab delapan membahas tentang kajian studi pada nelayan tradisional

Indonesia sebagai Negara maritim terbesar dunia memiliki sejumlah wilayah laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil yang luas dan bermakna strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Luas wilayah laut Indonesia yakni 5.8 juta km2 atau sekitar 2/3 dari seluruh wilayah NKRI dengan luas wilayah perairan territorial 3.1 juta km2 dan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) 2.7 juta km2, jumlah pulau 17.504 pulau, panjang pantai mencapai sekitar 95.181 km, 80% industry dan 75% kota besar terletak di wilayah pesisir, total 60 cekungan Migas 70% berada di laut dengan cadangan minyak bumi 9.1 miliar Barel di laut, serta sebahagian besar obyek wisata di Indonesia terkait dengan laut, pesisir, dan berbagai pulau kecil. Selain daripada itu, sumber daya kelautan berupa perikanan di Indonesia juga sangat melimpah olehnya.

Indonesia dikenal dengan Marine Mega-Biodiversity terbesar di dunia, adapun potensi sumberdaya perikanan berupa 8.500 spesies ikan atau merupakan 37% dari spesies ikan di dunia dan setiap tahunnya hasil tangkap lautnya sekitar 6.5 juta ton, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies biota terumbu karang. Terkait budidaya payau dan budidaya laut masing-masing mencapai luas 2.96 juta hektar dan 12.55 juta hektar (KKP, 2014). Selain memiliki nilai ekonomis dan nilai ekologis, letak geografis Indonesia yang terletak pada geopolitis strategis menjadikan Indonesia sebagai kawasan paling dinamis dalam arus percaturan politik, pertahanan, dan kemanan dunia hal ini dapat ditinjau dari letak Indonesia yang berada di antara lautan Pasifik dan lautan Hindia.