Pencahayaan Alami dalam Arsitektur

0 comments
Pencahayaan Alami dalam Arsitektur
DETAIL

Penerbit : Andipublisher
ISBN :  978-979-29-3135-8
Penulis : Parmonangan Manurung
Tahun : 2012
Berat : 250 gram
Ukuran : 16x23 cm²
Halaman : 174 halaman
Harga : Rp 57.500
Diskon : Rp 50.000

ULASAN

Pencahayaan seringkali dikategorikan ke dalam dua kelompok, pencahayaan alami (daylighting) dan pencahayaan buatan (artificial lighting). Keduanya memiliki peranan yang sangat penting karena berperan besar dalam menyampaikan informasi visual ke indera penglihatan.
Secara umum, pencahayaan buatan merupakan buah karya manusia dalam memenuhi kebutuhan cahaya pada siang hari maupun malam hari, terutama terhadap kebutuhan cahaya di dalam ruangan. Kebutuhan yang akhirnya didukung oleh perkembangan teknologi ini, membawa pencahayaan bukan saja sebagai pemenuh kebutuhan fungsional, tetapi juga estetika dan kebutuhan lainnya.
Berbeda dengan pencahayaan buatan, pencahayaan alami lebih mengacu pada cahaya yang bersumber pada benda-benda langit. Sumber cahaya datang dari matahari, pantulan cahaya matahari yang diteruskan oleh bulan, serta cahaya bintang-bintang.
Namun, dalam buku ini, sumber cahaya yang dibahas hanyalah sumber cahaya alami pada siang hari (daylight), cahaya yang berasal dari matahari (sunlight) dan pantulan langit (skylight). Istilah-istilah dalam bahasa inggris mengenai cahaya alami memang lebih spesifik seperti natural light, daylight, sunlight, skylight, dan sebagainya. Dan dalam konteks ini, pembahasan akan mengacu pada , pembahasan akan mengacu pada daylighting, yaitu pencahayaan alami pada siang hari yang bersumber pada cahaya matahari (sunlight) dan cahaya langit (skylight).