Buku Penanganan, Pengaturan, Dan Pengamanan Muatan Kapal

0 comments
Buku Penanganan, Pengaturan, Dan Pengamanan Muatan Kapal
DETAIL

Penerbit : Deepublish
ISBN :978-602-401-790-3
Penulis :Fakhrurrozi
Tahun : 2017
Berat : 300 gram
Ukuran :15.5×23 cm
Halaman :237 halaman
Harga : Rp85.000 (Cetak setelah Order)


ULASAN

Dalam rangka peningkatan kegiatan proses belajar mengajar, buku ini disajikan dan disusun secara praktis sehingga dapat membantu para siswa, taruna, guru serta dosen dilingkup Sekolah Menengah Pelayaran dan Akademi Maritim, terutama untuk melengkapi kebutuhan materi pelajaran di bidang Penanganan, Pengaturan dan Pengamanan Muatan Kapal. Kemajuan dari sarana dan prasarana dibidang angkutan laut dan semakin modernnya sistem pengapalan barang, maka penyusunan materi dan pokok bahasan dalam buku ini dimaksudkan dapat memberikan gambaran, penambahan wawasan serta ilmu dibidang penanganan, pengaturan dan pengamanan berbagai jenis muatan yang diangkut oleh kapal niaga, serta juga tentang dokumen dan aturan-aturan internasional terkait dengan pengoperasian dan kelancaran kapal.

Dalam penyusunannya, penulis banyak mengambil data-data dari beberapa rangkuman materi perkuliahan pelajaran memuat, buku-buku dan artikel-artikel tentang materi penanganan, pengaturan dan pengamanan muatan, serta beberapa buku-buku terbitan IMO, Lloyd’s Register, ICS, Intercargo, UK P&I Club dan OCIMF. Kapal barang boleh memuat muatan kayu diatas geladak, tetapi hanya boleh memuat maksimum 5 % dari cargo DWT-nya. Dengan adanya muatan kayu di atas geladak, ini akan menambah keuntungan bagi kapal tersebut karena akan menambah daya apung cadangan, penambahan lambung bebas sehingga mendapat perlindungan terhadap terpaan ombak. Dengan demikian kapal-kapal kayu yang mengangkut muatan kayu diperbolehkan memiliki lambung bebas yang kecil. Kendala-kendala yang berupa kelambatan-kelambatan yang terjadi dalam proses pelaksanaan kegiatan pengaturan muatan haruslah dihindari. Hal ini untuk tercapainya salah satu aspek dari prinsip-prinsip penanganan dan pengaturan muatan yaitu bongkar-muat secara cepat, teratur dan sistimatis. Jika terjadi kelambatan dalam proses kegiatan bongkar muat, maka konsekuensinya adalah kerugian bagi pihak pengusaha.
Pada prinsipnya, pemuatan atau pemadatan itu meliputi lima faktor yang perlu diperhatikan, yaitu.
1. Melindungi kapal (to protect the ship)
2. Melindungi muatan (to protect the cargo)
3. Keselamatan buruh dan ABK (safety of crew and longshore man)
4. Melaksanakan pemuatan secara sistematis (to obtain rapid systematic loading and discharging)
5. Memenuhi ruang muatan sepenuh mungkin sesuai dengan daya tampungnya (to obtain the maximum use of available cubic of the ship).