Antologi Puisi Guru Dan Siswa

0 comments


DETAIL

Penerbit : deepublish
ISBN : 978-623-209-531-1
Penulis :  Editor Ahmad Taufik Nasution
Tahun : 2019
Berat : 200 gram
Ukuran : 14×20 cm 
Halaman : xii, 89 halaman
Harga : Rp 60.000 (cetak setelah order)

ULASAN

ANANDAKU

Drs. Awaluddin, M.Si.


Apakah ananda ingin menjadi memimpin?

Wah!! Bagus sekali ananda ingin jadi pemimpin

Jika jadi pemimpin tak boleh bohong

Karena pemimpin bohong pertanda iman kosong

Ananda, kepemimpinan di dunia amatlah terbatas

Mungkin lima tahun sampai sepuluh tahun

Setelah itu semuanya terlepas

Bagai kulit ari yang terkelupas

Ananda cara memimpin banyak ragamnya

Ada yang elok ada yang memaksa

Ada yang sukses pada pandangan dunia

Namun jika gagal pada pandangan Allah apa gunanya?

Ananda pada saatnya mati sudahlah pasti

Semua akan menghadapi mahkamah Ilahi

Mata, telinga, tangan dan kaki akan bersaksi

Mulut tak dapat lagi berargumentasi

Ananda semua data fakta dan realita terlampir rapi

Tak ada yang hilang tak bisa dimanipulasi

Hanya satu hal yang selamatkan diri

Ananda beriman kepada Ilahi





KEHIDUPAN DAN KEBENARAN

Juliyastri, S.Pd.


Hidup adalah sebuah perjalanan

Harus memiliki wawasan dan pemahaman

Dengan cinta dan kasih sayang

Mari kita hindari perselisihan

Dan tebarkan senyum perdamaian

Senyum akan selalu membawa kebahagiaan

Tapi tidak semua orang mampu menciptakan senyuman

Senyum sinis penuh kebencian

Karena hati tergores kekecewaan

Akhirnya kebencian meninggalkan senyuman dendam

Bagaikan mentari yang enggan memberikan kehangatan

Kehidupan penuh dengan misteri

Kekuasaan mampu membutakan hati

Ketika kebenaran tak lagi terbukti

Manusia dengan gampangnya saling menyakiti

Seolah hidup ini kekal abadi

Kebenaran adalah tegaknya keadilan

Semua orang berhak untuk mendapatkan

Indahnya kehidupan ini dengan kebenaran

Sayangnya…..

Tidak semua orang mampu membuktikan kebenaran

Sekaligus menegakkan keadilan

Terkadang yang benar disamarkan bahkan terhapuskan

Dengan argumen busuk tapi mampu membutakan

Dengan iming-iming kebahagiaan

Tanpa sadar menjual akidah dan keyakinan

Duhai hati yang bersih

Saling menyayangi hanya karena Ilahi Robbi

Jauhkan hati dari hasad dan dengki

Untuk mendapatkan Rahmat dan Nur Ilahi

Demi satu tujuan meniti kehidupan

Tuk mendapatkan kebahagiaan

Dengan jalan kebenaran

Karena kehidupan dan kebenaran

Harus seiring sejalan satu tujuan

Dan tak dapat terpisahkan