WANITA TANI DALAM EKSISTENSI BUDAYA SUBAK

0 comments
WANITA TANI DALAM EKSISTENSI BUDAYA SUBAK
DETAIL

Penerbit : Plantaxia
ISBN : 978-602-6912-90-9
Penulis : Ni Putu Sukanteri, S.P., M.Agb.
Tahun : 2018
Berat : -
Ukuran : 17×24 cm
Halaman : 46 halaman
Harga : Rp49.800
Diskon : Rp45.000

ULASAN

Eksistensi subak sangat ditentukan oleh petani. Tradisi pertanian masih mempertahankan aspek religius dalam bercocok tanam. Hal ini terlihat jelas dalam penerapan budaya upacara seperti mulai adanya budaya upacara yang dilakukan oleh kaum wanita tani sebelum mengolah tanah pertanian, pelaksanaan upacara saat memulai bercocok tanam bahkan setelah panen hasil pertanian upacara tetap dilaksanakan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada pencipta atas hasil panen yang diterima petani. Kaum wanita tani telah menerapkan budaya ini dari jaman dahulu, ada kepercayaan yang timbul secara turun-temurun terhadap adanya suatu yang baik dan yang buruk dari alam.
Buku ini mengupas peranan wanita tani dalam penerapan budaya dan pelaksanaan upacara pertanian pada subak begawan kelod dalam aktivitas pertanian padi sawah dilihat dari kondisi pendapatan serta peranan wanita tani dalam pelaksanaan upacara keagamaan dan melestarikan pertanian di subak begawan kelod. Buku ini juga mengulas pendapatan wanita tani serta kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga. Untuk mengetahui peran wanita tani di Subak Begawan Kelod menggunakan analisis regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui besarnya peran dan pengaruh wanita tani dalam eksistensi budaya subak dan keberlanjutan pertanian, pendapatan wanita tani di analisis menggunakan pendapatan dan mengetahui kontribusi pendapatan wanita tani terhadap keluarga.